Zhiyong_AI
Dasbor / Alat / Ukuran posisi / risiko

Kalkulator ukuran posisi / risiko

Beda terbesar trader berpengalaman dan pemula bukan ketepatan menebak, melainkan tiap order memikirkan dulu maksimal rugi berapa. Isi modal akun, persen yang sanggup kamu rugi di order ini, harga masuk, dan stop loss, di sini dihitung balik seberapa besar posisi yang sebaiknya dibuka — agar sekali kena stop loss cuma melukai sepetak kecil akunmu.

POSITION SIZE · RISK
Saran nilai nosional posisi
Dihitung balik dari batas risiko
Maksimal rugi kali ini
Bagian akun yang aman

Cara memakai kalkulator ukuran posisi / risiko ini

Urutannya penting, kebalikan dari pikiran banyak orang. Isi dulu modal akun, ini seluruh uang di akun trading-mu; lalu isi persen risiko per order, artinya "kalaupun order ini salah baca dan kena stop loss, saya cuma mengakui rugi sebanyak ini", praktik mantap yang lazim adalah 1% sampai 2%. Lalu isi harga masuk dan stop loss — kamu berniat masuk di harga berapa dan keluar mengakui kalah saat turun ke berapa. Empat angka lengkap, angka besar di kanan adalah seberapa besar nilai nosional posisi yang sebaiknya dibuka di order ini, yakni level jumlah yang benar-benar sebaiknya kamu setor.

Algoritma di baliknya sederhana: modal akun dikali persen risiko menghasilkan "uang yang paling siap dirugikan di order ini", misalnya 1% dari 2000 adalah 20 USDT; lalu lihat dari masuk ke stop loss perlu turun berapa persen, contoh default ini 3%; terakhir yang pertama dibagi yang kedua, itulah ukuran posisi — 20 dibagi 3%, sekitar 667 USDT. Makin dekat stop loss dipasang (jaraknya makin kecil), makin besar posisi yang bisa dibuka dengan jatah rugi yang sama; makin jauh stop loss, makin kecil posisi yang bisa dibuka. Dua batang perbandingan di bawah memberitahu secara intuitif: saat kena stop loss, yang hilang cuma sebilah tipis dari akun, sebagian besar tetap aman tersimpan.

Kenapa harus menetapkan risiko dulu baru ukuran posisi

Pemula yang akunnya hangus, sembilan dari sepuluh bukan karena salah baca arah — salah baca itu wajar — melainkan karena order yang salah baca itu dipasang terlalu berat. Masuk all-in, stop loss kena, akun langsung terpangkas separuh, lalu mulai berpikir "balik modal", makin ingin balik modal makin berat memasang, lingkaran setan. Logika menetapkan risiko dulu adalah menutup rapat hal ini: seberapa pun yakin, satu order maksimal cuma rugi sebanyak ini, salah baca sepuluh kali berturut-turut pun masih ada lebih dari separuh akun untuk bangkit. Inilah yang berulang kali ditekankan trader profesional: "manajemen risiko lebih penting dari memilih koin".

Ada satu hal yang sering diabaikan: yang dihitung di sini adalah posisi nosional, bukan margin. Kalau kamu buka futures dengan leverage, margin yang benar-benar terpakai adalah posisi nosional dibagi leverage, tapi eksposur risikomu yang sebenarnya dilihat dari nilai nosional ditambah posisi stop loss. Bagaimana leverage membesarkan untung-rugi dan di mana harga likuidasi, bisa dilihat berbarengan dengan kalkulator keuntungan / risiko leverage dan kalkulator harga likuidasi futures. Kerangka menyeluruh manajemen risiko bisa merujuk penjelasan manajemen risiko Investopedia.

Catatan: alat ini mengasumsikan kamu bisa tereksekusi di dekat harga stop loss, tapi di pasar liar bisa terjadi gap dan slippage, rugi sebenarnya akan melebihi nilai rencana, jadi stop loss harus diberi ruang dan ukuran posisi lebih baik kecil daripada besar. Alat ini estimasi ilustratif, bukan saran investasi; jumlah order, leverage, dan margin spesifik mengikuti yang ditampilkan halaman Binance, trading kripto berisiko.

▸ Belum punya akun Binance?

Setelah ukuran posisi dan stop loss jelas, baru trading itu lebih mantap. Daftar dengan kode referral BN4111, dapat diskon 20% biaya transaksi*, biaya yang dihemat saat sering keluar-masuk juga sejenis kendali risiko. * Diskon sebenarnya ditampilkan di halaman Binance dan bisa berubah.

BN4111 Daftar di Binance

Alat dan panduan terkait

Setelah ukuran posisi ditetapkan baru buka futures, pakai kalkulator keuntungan / risiko leverage untuk melihat berapa kali pelipatan yang pas, dan kalkulator harga likuidasi futures untuk memastikan garis likuidasi cukup jauh; yang lebih mengutamakan meratakan biaya jangka panjang, lihat kalkulator hasil DCA; mau memahami manajemen risiko dari nol, baca kenapa grid bisa rugi; bagaimana bunga majemuk membesarkan untung sekaligus rugi, lihat kalkulator bunga majemuk.